INDIANA JONES AND THE STAFF OF KINGS, RILIS HANDHELD
Dua tahun lalu, tepatnya selama E3 2006, LucasArts pernah mengkonfirmasikan bahwa mereka sedang mengerjakan game terbaru Indiana Jones, yang bakel dirilis untuk konsol next-gen, PlayStation3 dan Xbox360. Saat itu tech demo memperlihatkan kehalusan grafis, dan banyak screenshot yang menunjukkan aksi Indy bertarung di atas kareta, dirilis untuk menambah rasa penasaran. Apalagi konfirmasii game tersebut juga dibarengi dengan desas-desus movie Indiana Jones yang baru. Berbeda dengan movienya proyek game tersebut tidak jelas kelanjutannya.
Sampai akhirnya awal September lalu ada satu kepastian, dan kenyataan bahwa ternyata proyek game ini masih eksis. LucasArts mendaftarkan hak paten dengan judul Indiana Jones and the Staff of Kings, sebagai game Nintendo DS dan PSP.. nah lho! Seingat saya, kecuall Lego Indiana Jones, mereka tidak menyebutkan bakal membuat game untuk dua handheld tersebut. Asumsi saya sih, LucasArts mencoba ambil langkah aman, dan lebih baik merilis game tersebut untuk platform yang banyak peminatnya, apalagi proses pengembangannya sudah selama ini.
EUPHORIA INDY NEXT-GEN BERJUBAH RONIN
Sekilas mengenal game Indy next-gen, sebelumnya game tersebut bakal menjadi seri orisinil (tidak diadaptasi dari seri movie-nya) ketiga yang menggunakan grafis 3D, setelah Indiana Jones and the Emperor's Tomb (dirilis untuk Mac OS X, PC Windows, PS2, dan Xbox pada tahun 2003) dan Indiana Jones and the Infernal Machine (dirilis untuk PC Windows, Nintendo 64, dan Game Boy Color pada tahun 1999-2001).
Pertama kali dikenalkan selama E3 2006, dengan LucasArts yang dengan bangga memamerkan teknologi terbaru yang mereka gunakan untuk game tersebut. Sebuah teknologi simulasi yang dikembangkan oleh NaturalMotion, dan disebut dengan euphoria. Teknologi animasi tersebut bisa langsung menciptakan animasi karakter 3D dan meminimalkan jumlah animasi yang perlu dibuat untuk sebuah gerakan karakter. Melalui euphoria, setiap obyek bakal tampil unik dengan tekstur tersendiri, dan musuh mampu berpikir dengan kesadaran sendiri.
Saat itu, game ini dijadwalkan rilis 2007, namun batal. Ketika Harrison Ford masih sanggup membintangi Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull, angin segar berhembus, dan banyak yang memprediksi bahwa LucasArts menempatkan rilisnya bersamaan dengan movie ini (seperd yang mereka lakukan dengan Lego Indiana Jones: The Original Adventures), namun saat ini kita tahu, juga tidak terjadi
Sejauh ini, game Indy next-gen ini dijadwalkan rilis 2009 nanti, dan salah satu sebab molornya pengembangan adalah karena LucasArts lebih memprioritaskan Star Wars: The Force Unleashed, yang mana menggunakan teknologi animasi yang sama seperd game Indy next-gen ini.

